Korban Pengeroyokan Ricko Andrean Meninggal Dunia

156
Korban Pengeroyokan Ricko Andrean Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Korban pengeroyokan oknum bobotoh, Ricko Andrean yang sempat mengalami kritis, akhirnya meninggal dunia, Kamis, 27 Juli 2017, sekitar pukul 10.15. “Pukul 10.15 WIB tadi, korban dinyatakan meninggal dunia di RS Santo Yusup,” ujar Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan pengeroyokan terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api akhir pekan silam. Salah seorang pemuda, Ricko Andrean, menjadi korban dan sempat dirawat di Rumah Sakit Santo Yusup Kota Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Ricko tengah berupaya melerai perselisihan antara oknum bobotoh dengan yang diduga The Jakmania di bagian Tribun Utara. Saat itu kebetulan Ricko tidak mengenakan atribut bobotoh. Dengan demikian, dia justru menjadi bulan-bulanan oknum. Kendati beberapa saat kemudian berhasil dievakuasi, Ricko mengalami luka cukup parah hingga tidak sadarkan diri. Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapat perawatan medis.

Komandan Viking Persib Yana Umar menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ricko di RS Santo Yusuf Kota Bandung.

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami kembali dan kepada Tuhan kami semua akan kembali. Ya Allah! Semoga ricko adrean termasuk golongan orang-orang yang berbuat kebaikan di sisi Engkau dan jadikanlah tulisannya itu dalam tungkatan yang tinggi serta gantilah ahlinya dengan golongan orang-orang yang pergi dengan ketaatan PadaMu,” tulis Yana dalam keterangan foto yang diunggahnya, Kamis, 27 Juli 2017.

Selain Yana, pesan-pesan bernada duka cita pun datang dari para netizen di Twitter. Nama Ricko pun jadi topik paling diperbincangkan (trending topic) pengguna Twitter wilayah Bandung. Selain namanya, bobotoh pun menjadikan topik #BobotohBerduka populer.

Sumber : Pikiran Rakyat