25.9 C
Sumedang
Wednesday, January 24, 2018
Mahasiswa UI Ciptakan Kapsul Nutrisi Dari Ampas Singkong

Mahasiswa UI Ciptakan Kapsul Nutrisi Dari Ampas Singkong

Lima mahasiswa Universitas Indonesia menciptakan kapsul nutrisi dari limbah ampas singkong dan tahu. Kapsul tersebut bisa menjadi alternatif pengganti minyak ikan bagi anak-anak yang...
Pramuka Harus Berani Berinovasi

Pramuka Harus Berani Berinovasi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pidatonya di depan 15 ribu peserta upacara Peringatan Hari Pramuka ke-56 dan Pembukaan Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka...
Dirut MNC Sekuritas Resmikan Galeri Investasi Ke-92

Dirut MNC Sekuritas Resmikan Galeri Investasi Ke-92

Pada awal Agustus 2017, PT MNC Sekuritas resmikan 3 point of sales di beberapa universitas dan sekolah tinggi atau institut. Di antaranya MNC Sekuritas...
Ribuan Unit Kendaraan Rendah Emisi Akan Beredar di Indonesia

Ribuan Unit Kendaraan Rendah Emisi Akan Beredar di Indonesia

Draft Peraturan Presiden mengenai Percepatan Pemanfaatan Tenaga Listrik Untuk Transportasi Jalan, informasinya sudah final dan tinggal ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemungkinan besar...
Netter Indonesia Habiskan Rp 75 Triliun untuk Belanja Online

Netter Indonesia Habiskan Rp 75 Triliun untuk Belanja Online

Pengguna internet di Indonesia telah membelanjakan uang sekitar 5,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 75 triliun di berbagai e commerce dalam setahun terakhir....
Ada Gerhana Bulan Parsial di Indonesia di Bulan Agustus

Ada Gerhana Bulan Parsial di Indonesia di Bulan Agustus

Saat sekarang ini dunia sedang diramaikan dengan gerhana matahari total yang akan terjadi di Amerika Serikat pada 21 Agustus 2017 mendatang. Itu di Amerika,...
Presiden Jokowi : Kita Gebuk Ormas Bertentangan dengan Pancasila

Presiden Jokowi : Kita Gebuk Ormas Bertentangan dengan Pancasila

Presiden Joko Widodo menegaskan, Pancasila merupakan satu-satunya ideologi bagi bangsa Indonesia. Demikian ditegaskannya saat berbicara di hadapan sekitar 1.500 prajurit TNI usai menunaikan salat...
Gunung Sinabung kembali meletus dengan intensitas tinggi, Sabtu, 20 Mei 2017. Tinggi kolom abu gunung yang terletak di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara itu kali ini mencapai 4 kilometer. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan letusan terjadi pada pukul 06.46 WIB. Adapun amplitudo 120 milimeter, dan lama gempa vulkanik 343 detik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Gunung Sinabung tetap Level IV atau Awas. Hal ini karena potensi letusan susulan masih tinggi. "PVMBG merekomendasikan masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan - Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara - Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor Utara - Timur G. Sinabung," ujarnya dalam siaran pers yang diterima PR, Sabtu, 20 mei 2017. Dia menjelaskan, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. Selain itu, mengingat telah terbentuk bendungan alam di hulu Sungai Laborus, maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan. Sutopo mengatakan, bendungan tersebut sewaktu-waktu dapat jebol, bila tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar/banjir bandang ke hilir. Lebih lanjut, pihaknya juga meminta BPBD Kabupaten Tanah Karo agar segera melakukan sosialisasi ancaman bencana lahar/banjir bandang ini ke penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus. "Tidak ada penambahan jumlah masyarakat yang mengungsi terkait letusan pada pagi tadi. Hingga saat ini masih tercatat 7.214 jiwa atau 2.038 KK di 8 pos pengungsian. Namun hanya ada 2.863 jiwa yang tinggal di pos pengungsian. Lainnya banyak yang tinggal di tempat lain di luar pos pengungsian. Kebutuhan sandang pangan secara umum terpenuhi," ujarnya. Diketahui, Pemda Kabupaten Karo telah mengalokasikan APBD sebesar Rp 1,5 milyar untuk penanganan pengungsi. Hingga saat ini hunian sementara yang sedang dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 348 unit di 4 lokasi. Adapun biaya untuk membangun 348 unit hunian sementara tersebut berasal dari dana siap pakai BNPB sebesar Rp 27,8 milyar. Ditargetkan pada Juni minggu ketiga sudah dapat digunakan untuk pengungsi. Sedangkan untuk sisanya masih terkendala belum tersedianya lahan. "Masyarakat dihimbau untuk terus waspada dan mentaati rekomendasi pemerintah. Tidak dapat diprediksikan sampai kapan Gunung Sinabung akan berhenti meletus. Parameter vulkanik dan seismisitas gunung masih tetao tinggi sehingga potensi letusan susulan masih akan tetap berlangsung," katanya

Gunung Sinabung Kembali Meletus

Gunung Sinabung kembali meletus dengan intensitas tinggi, Sabtu, 20 Mei 2017. Tinggi kolom abu gunung yang terletak di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara itu...
Kisruh Hak Angket Menjadi Perbincangan

Kisruh Hak Angket Menjadi Perbincangan

Pembentukan Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi yang sebelumnya sudah diketuk oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terus menuai pro kontra di...
Laju Urbanisasi Capai 65 Persen pada 2025

Laju Urbanisasi Capai 65 Persen pada 2025

Laju urbanisasi penduduk desa di seluruh penjuru Indonesia mencapai 4 persen per tahun. Diperkirakan sebanyak 65 persen penduduk desa akan berpindah ke kota pada...
- Advertisement -

MOST POPULAR

HOT NEWS